"Kami berlima membuat langkah kecil tapi strategis, tidak ada pimpinan menangani bidang, pimpinan satu, lima menangani satu, one for all, all for one seperti three musketeers," kata Ruki di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2015).
Ruki mengakui, saat masuk sebulan yang lalu, keadaan KPK sangat kacau bahkan terancam lumpuh. Namun kini KPK sudah kembali seperti semula, walaupun kini pekerjaan bertambah dengan gelombang praperadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu harus mengukur kekuatan lagi, persneling 2 dulu lah, artinya sejak 2 minggu lalu tingkatkan ke penyidikan lalu tahan. Jadi sudah mulai ada progres penanganan perkara, tapi jujur belum berani persneling 4, 3 dulu lah karena ada beberapa hal, tapi harapan masyarakat kembali tinggi,' imbuhnya.
Ruki yang pernah menjabat Ketua KPK jilid 1 ini berjanji akan kembali mengembalikan marwah KPK. Dia juga menegaskan siap mengembalikan kepercayaan masyarakat yang selama ini menaruh banyak harapan ke KPK.
"Pelan-pelan kita naikkan ini lebih aktif dan marwah KPK akan kembali, ada beberapa keraguan terkait masalah pidana, teman-teman di penyidikan mulai mikir keras ketika menggelar perkara oleh Indriyanto di-challenge pengacara praktik dan pakar hukum, gak bisa jawab kelepek-kelepek. Artinya kalau kasus berhadapan dengan hakim dan pengacara firm, kalau di-challenge pimpinan itu untuk memperkuat," tegasnya.
(kha/fjp)











































