Agung Cs Temui Pendiri Golkar Suhardiman, Ini yang Dibahas

Agung Cs Temui Pendiri Golkar Suhardiman, Ini yang Dibahas

- detikNews
Rabu, 18 Mar 2015 18:55 WIB
Agung Cs Temui Pendiri Golkar Suhardiman, Ini yang Dibahas
Jakarta - Setelah mengunjungi PKB dan PKPI, DPP Golkar yang dipimpin Agung Laksono‎ mengunjungi pendiri Partai Golkar Prof Suhardiman. Dalam pertemuan itu, Agung Laksono melaporkan soal kepengurusannya yang sudah mendapat pengakuan Menkum HAM.

"Beliau pendiri partai. Saya melaporkan perkembangan penyelesaian perselisihan partai yang sudah banyak kemajuan. Saya menyampaikan laporan ini sebagai ketua umum partai dan sebagai ketua umum kosgoro," kata Agung usai bertemu dengan Suhardiman di Jalan Kramat Batu, Cipete, Jaksel, Rabu (17/3/2015).

Agung tampak didampingi oleh wakil ketua umum Agus Gumiwang, ketua DPP Leo Nababan dan Lawrence Siburian. Pertemuan dengan Surhadiman berlangsung hanya sekitar 30 menit berlangsung tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampaikan dalam kepengurusan Golkar sekarang dan ke depan, di dalamnya ada unsur-unsur SOKSI, KOSGORO dan MKGR. Trikarya ini penting karena ini yang memberi nuansa kebangsaan Partai Golkar," lanjutnya.

Ketiga organisasi tersebut adala‎h organisasi yang melahirkan Partai Golkar, yaitu Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Kesatuan Organisasi Gotong Royong (KOSGORO), dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR). Suhardiman adalah pendiri SOKSI dan Agung adalah mantan ketua umum KOSGORO.

Dalam pertemuan itu, Agung juga menyampaikan kepada Suhardiman bahwa Golkar saat ini sudah berubah haluan dari Koalisi Merah Putih (KMP), menjadi partai pendukung pemerintah. Meski tak serta merta masuk Koalisi Indonesia Hebat (KIH)m

"(DPP Golkar) ini adalah apa yang dilakukan Mahkamah Partai sesuai UU paling baik menyelesaikan dualisme kepengurusan. Dan Mahkamah Partai sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan putusan Mahkamah partai diadopsi pemerintah yaitu hasil munas Ancol dinyatakan sah," ucap Agung soal landasan pengesahan kepengurusannya.


(iqb/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads