Peristiwa ini terjadi saat rapat pembahasan evaluasi APBD DKI 2015 antara Badan Anggaran dengan Pemerintah Provinsi DKI, di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Prasetyo selaku Ketua Banggar DPRD dalam rapat yang dia pimpin itu menegur Noor. "Nama saya Pras Pak, saya pernah SMS Bapak, tolong ditanggapi Pak," kata Prasetyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak mungkin salah nomor, Masa Ketua DPRD kok nggak punya nomor Walikota Jakarta Selatan. Bukan Ketua DPRD kalau begitu. Tolong ditanggapi. Jangan merasa paling hebat, Pak," kata Prasetyo.
Pras menanyakan ke Noor, saat hendak menghubungi lewat telepon dan SMS yang tak direspon, soal Kali Pesanggrahan. Lantas Noor menjawab.
"Pesanggrahan Jakarta Selatan merupakan lahan yang saat ini banyak diakui beberapa pihak. Di situ tanah Fasos Fasum (fasilitas sosial dan umum), Permata Hijau, saat ini sudahh ada sertifikatnya. Satu lagi berasal dari pengadaan dari Dinas Pertamanan. Ada lagi pihak dari mana lagi saya lupa namanya. Belum dapat diselesaikan," kata Noor.
(dnu/fjr)











































