Rumah itu adalah milik Nenek Asyani. Sebuah rumah sederhana yang berada di Desa Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Pagi tadi, Rabu (18/3/2015), Asyani dapat kunjungan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto. Karena perkara Asyani sudah jadi isu nasional, maka tak heran rumahnya pun kebanjiran awak media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena sedang ramai, tak heran kondisi rumah Asyani yang terdiri dari tiga bagian ini berantakan dan kotor. Ruang pertama yang bersinggungan langsung dengan teras adalah kamar Asyani berukuran 3x2 meter. Di depannya adalah ruang tamu beralaskan tikar.
Tepat di belakangnya adalah dapur dengan kondisi darurat. Namun kehadiran sebuah kompor gas warna biru cerah yang tampak masih baru, kontras dengan suasana dapur Asyani.
Tidak diketahui letak posisi kamar mandi. Tapi ada sebuah jamban yang sudah ditumbuhi rumput liar, tidak mungkin lagi bisa dipakai, berada persis di depan dapur.
Selama dapat kunjungan, Asyani terus tidur di dipan di bantal dipangkuan kerabatnya. Keringat terus mengucur. Sambil terisak, dia berharap agar bisa bebas dari jerat pengadilan.
(mok/vid)











































