Saat disambangi, Rabu (18/3/2015), rumah bercat orange terlihat sepi. Gerbang dan pintu tertutup rapat. Bahkan di tembok rumah dan pintu terpasang poster bertuliskan 'Tidak bisa/tidak berkenan diwawancarai dengan alasan kesehatan'.
Tak berapa lama salah satu kerabat Mahfoust keluar untuk menutup mobil dengan penutup mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia enggak menerangkan bagaimana Mahfouzt nekat menenggak racun serangga hingga harus mendapatkan tindakan medis.
"Tanya ke Polsek saja," tuturnya enggan sambil berlalu masuk rumah.
Sementara itu, menurut keterangan Ketua RT 01, Atang (45), Mahfoust masih lemas dan kerap drop. Atang mengaku tak tahu, kenapa warganya yang dikenal baik itu nekat menenggak racun serangga. "Mungkin karena kepikiran anaknya," kata Atang.
(tya/try)










































