Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Ipung Purnomo menyatakan kejadian ini terjadi Rabu (18/3/2015), sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua korban bernama Ahmad Junaedi (32) dan Nurul Komariah (7). Mereka adalah warga Kampung Tanah Koja, RT 07/RW 02, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Korban yang menggunakan motor bebek dengan nopol B 6053 KG menerobos ketika kereta melewat. Korban tewas di tempat," ujar Ipung.
Ipung menuturkan, karena kembali terjadi kecelakaan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PT KAI untuk segera menutup. Atau tidak meminta warga memasang palang kereta.
"Untuk kedepannya koordinasi ke PT KAI untuk keamanan masyarakat dipasang palang pintu dan diberikan petugas," tutup Ipung. Saat ini kedua jenazah sudah dibawa ke rumah korban untuk segera dikuburkan.
Sebelumnya, PT KAI telah meminta pemerintahan kota untuk menutup perlintasan di Rawabuaya tersebut. Namun permintaan itu ditolak oleh warga.
Humas Kereta Api DAOP I Bambang S Prayitno mengatakan penutupan tiga perlintasan liar tanpa palang pintu yang berada di Stasiun Rawabuaya sudah dilakukan pada 16 Desember 2014 lalu. Namun, sampai sekarang baru dua perlintasan sepanjang 200 meter yang ditutup karena warga menolak dengan alasan membutuhkan akses melintas antar kampung.
(spt/nal)











































