Bandara Iskandar Muda Dibersihkan dari Poster

Bandara Iskandar Muda Dibersihkan dari Poster

- detikNews
Minggu, 06 Feb 2005 23:22 WIB
Banda Aceh - Poster-poster fotokopian yang berisikan tentang informasi pencarian orang hilang akibat tsunami mulai dibersihkan dari bandara Iskandar Muda, Banda Aceh. Poster-poster ini dibersihkan karena dianggap mengotori pemandangan di bandara. Sampai Minggu (6/2/2005), pembersihan poster-poster itu masih berlangsung. Di terminal kedatangan dan keberangkatan bandara sudah tampak bersih. Namun, di sejumlah sudut bandara, sejumlah poster masih tampak. "Pembersihan dilakukan kemarin, perintah atasan. Saya tidak tahu alasan pastinya," kata Andi, salah seorang security bandara saat ditemui detikcom. Sebelumnya, memang hampir di setiap dinding maupun kaca-kaca bandara yang dikelola PT Angkasapura II ini, penuh dengan poster yang ditempelkan masyarakat yang kehilangan keluarganya akibat tsunami 26 Desember 2004 lalu. Poster ini sebagian besar berbentuk fotokopian. Intinya, dalam poster itu, disebutkan bahwa barang siapa yang menemukan nama-nama orang yang hilang itu segera memberitahukan kepada orang yang mencarinya. Di poster itu tertera juga nomor telepon atau kontak si pencari. Fendi, kameramen SCTV di Banda Aceh, misalnya. Dia juga ikut menempelkan poster fotokopi di sejumlah dinding di bandara untuk mencari anggota keluarganya yang hilang. Fendi mencari anaknya, bernama Mutia Sofitri dan istrinya yang bernama Saniah. Di bandara Iskandar Muda ini, selain ditempelkan sejumlah poster untuk mencari anggota keluarga yang hilang, juga ditempelkan juga poster iklan dari warga Banda Aceh yang membutuhkan sewa rumah dan mobil. Sebagai pengganti untuk penempelan poster-poster ini, pihak bandara kini sudah menyiapkan sejumlah papan khusus yang disusun berderet untuk media penempelan poster-poster itu. Dengan cara ini, maka pemandangan di bandara Iskandar Muda akan tetap enak dipandang mata. Poster-poster seperti ini sebenarnya tidak hanya terdapat di bandara. Sejumlah tempat di Banda Aceh yang ramai orang, juga dipenuhi poster sejenis. Misalnya, di pendopo gubernur, terminal bus Seu Tui, dan di pelabuhan Malahayati, Aceh Besar. (nal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads