"Kita lihat saja, tanggal 23 pada sidang paripurna kita akan serahkan nama-nama fraksi dan kita akan berdebat di forum internal secara akademik dan intelektual. Kalau pada saat yang sama pimpinan tidak terima keberadaan fraksi, ya mohon maaf, kita akan mengajukan permohonan pelanggaran etik, akan melaporkan segera ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR," ujar Ketua DPP Golkar Agun Gunandjar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/3/2015).
Agun mengingatkan masalah Golkar tak boleh dicampuri oleh partai lain. Dia berharap tak ada kader parpol lain yang menghalang-halangi perombakan Fraksi Golkar DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agun juga meminta Golkar tak ditarik lagi dalam pusaran persaingan KMP dan KIH. Agun menegaskan partainya sudah keluar dari KMP, tetapi tidak masuk KIH.
"Fraksi-fraksi lain boleh berikan reaksi atas posisi kami kalau belum incraacht, tapi nyatanya incraacht," tutup Agun.
(spt/trq)










































