Gunung Agung Kepulkan Asap
Minggu, 06 Feb 2005 20:05 WIB
Jakarta - Setelah lama tidak aktif, Gunung Agung mulai menunjukan aktifitasnya kembali. Aktifnya gunung terbesar di Bali ini ditandai dengan mulai mengepulnya asap dari puncak gunung tersebut. Asap tersebut mulai terlihat hari Rabu (2/1/2004) yang lalu dan sempat menghilang, hari ini, karena tersapu hujan yang turun dari pagi hingga sore."Keluarnya asap dari Gunung Agung ini diakibatkan campuran gas hidrogen dan sulfur yang lazim diproduksi oleh gunung yang masih aktif," kata staf badan vulkanologi karang asem Dewa Mertha Yasa kepada detikcom, Minggu (6/1/2005).Menurut Mertha, dari hasil catatan seismograf dan pengamatan visual aktivnya Gunung Agung ini masih dikategorikan aman. " Aktifnya gunung ini belum sampai mengharuskan warga harus mengungsi dari daerah tersebut," tegasnya. Mulai aktifnya gunung tersebut telah menimbulkan merebaknya berbagai isu yang tinggal disekitar gunung tersebut. Menurut Wayan Arsana, warga Kabupaten Karang Asem, seiring dengan mengepulnya asap dari puncak Gunung Agung sempat merebak isu turunnya binatang yang hidup di gunung tersebut. Selain itu, Sungai Badeng yang terletak di Desa Sebudi, Kecamatan Selat dirasakan tiba-tiba menjadi panas. "Tetapi sampai sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi," katanya. Mengenai merebaknya isu tersebut Mertha menyatakan, warga tidak perlu panik dan termakan oleh isu-isu tersebut. "Pihak kami akan mengecek kebenaran isu-isu tersebut,"tegasnya. Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karang Asem ini terahir meletus tahun 1963. Letusannya menyebabkan Bali tertutup abu dan ribuan orang mengungsi meninggalkan daerah di sekitar gunung tersebut.
(nal/)











































