Polri Soal WNI Gabung ISIS: Ada Pihak yang Melakukan Cuci Otak

Polri Soal WNI Gabung ISIS: Ada Pihak yang Melakukan Cuci Otak

- detikNews
Rabu, 18 Mar 2015 14:44 WIB
Polri Soal WNI Gabung ISIS: Ada Pihak yang Melakukan Cuci Otak
AFP
Jakarta - Polri memperkirakan kecil kemungkinan WNI yang bergabung dengan ISIS akibat pengaruh propaganda melalui jejaring sosial. Kepolisian menduga ada pihak yang mencuci otak para simpatisan sehingga mereka mau bergabung.

"Kemungkinan ada brainwash, cuci otak atau sinyal mau ikut seperti jihad masuk surga, syariah Islam dengan kafah dan gaji besar. Bahwa ada penghidupan yang bisa diberikan sehingga mereka mau melakukan eksodus, ini yang sedang didalami," kata Kabagpenum Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2015).

Pernyataan tersebut menjawab adanya kekhawatiran penyebaran ISIS melalui internet pasca munculnya video yang menayangkan sejumlah anak-anak yang diduga dari Indonesia tengah belajar persenjataan dan militer. "Itu propaganda. Maksud dan tujuannya propaganda," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal serupa (melatih militer pada anak-anak) pernah dilakukan di daerah konflik di Nigeria. Juga peristiwa di Vietnam yang merekrut anak-anak untuk dijadikan anggota militer kelompok bersenjata.

Kepolisian melakukan koordinasi dengan Kominfo guna menyaring paham-paham ISIS agar tidak tersebar di jejaring sosial. Mengenai sanksi hukum mereka yang melakukan cuci otak dengan paham radikal, Rikwanto mengatakan bahwa hal itu bisa dipidanakan.

"Kita lihat latar belakangnya siapa, dan apa yang disampaikan. Penghasutan minimal, KUHP. Itu bisa," kata Rikwanto.

(ahy/vid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini