"Saya lebih condong (beli) untuk kemanusiaan. Nggak ada lagi bunuh-bunuhan kita ini ya. Kemanusiaan," kata Ryamizard saat diwawancarai wartawan di acara Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA), Malaysia, Rabu (18/3/2015).
"Pesawat terbang, helikopter untuk ngangkut (saat) bencana alam, itu yang paling penting. Perang sama siapa kita? Nggak ada perang lagi," sambung Ryamizard menegaskan seraya tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mana yang bagus dilihat, yang bagus dan bisa transfer teknologi," imbuh Ryamizard.
Disinggung terkait ketertarikan TNI membeli pesawat tempur Gripen besutan Saab, Ryamizard mengaku tidak tahu menahu. Gripen sendiri334 diketahui merupakan salah satu pesawat tempur yang dilirik TNI untuk menggantikan pesawat F-5E/F Tiger yang memasuki masa pensiun.
"Ah, saya nggak tahu (ketertarikan TNI membeli Gripen). Tertarik sih semua tertarik. Lihat Sukhoi tertarik, semua tertarik. Kita cari yang bagus, yang pas untuk kita," ucap Ryamizard.
(bar/vid)










































