Dua Kubu di PD Rujuk, Subur dan Vence Berpelukan

Dua Kubu di PD Rujuk, Subur dan Vence Berpelukan

- detikNews
Minggu, 06 Feb 2005 17:33 WIB
Jakarta - Kisruh di Partai Demokrat (PD) berakhir. Setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dua kubu yang berseteru, Subur Budisantoso dan Vence Rumangkang, rujuk. Keduanya berpelukan mesra kembali. Jumpa pers jajaran DPP Partai Demokrat di lantai 20 Hotel Le-Meridien, Jl. Sudirman, Jakarta, Minggu (6/2/2005) menjadi saksi rujuknya kedua tokoh PD itu. Jumpa pers dihadiri Subur Budisantoso, Vence Rumangkang, Ahmad Mubarok, dan EE Mangindaan yang menjadi mediator dua kubu tersebut. Kepada wartawan, EE Mangindaan yang kini menjabat sebagai sekjen DPP PD menyatakan, dua kubu yang berseteru telah bertemu dengan Presiden SBY di Puri Cikeas, Bogor pada pukul 20.00 WIB, Sabtu (5/2/2005). Pertemuan dengan SBY dihadiri Subur, Vence, Ahmad Mubarok, Jero Watjik, dan Mangindaan. "Hasil dari pertemuan itu mengukuhkan titik temu antara pimpinan parpol demokrat untuk mengakhiri segala silang pendapat dan berkonsentrasi menuju kongres Partai Demokrat," kata Mangindaan. Selanjutnya, Mangindaan meyakini bahwa perseteruan di PD ini memang mudah untuk diselesaikan. "Saya percaya bahwa masalah tersebut dapat diselesaikan. Karena mereka sebenarnya hanya kurang komunikasi saja selama ini. Padahal sebelumnya, mereka sangat akrab. Bahkan yang memaksa supaya Pak Subur menjadi ketua umum adalah Pak Vence Rumangkang," kata Mangindaan. Sebelum bertemua SBY, kata Mangindaan, sebelumnya sudah ada pertemuan terutup di Hotel Hilton pada tanggal 3 Februari 2005. "Pertemuan ini dihadiri saya, pak Vence dan Pak Subur. Setelah pertemuan itu mencapai titik temu, baru semalam kita menghadap ke rumah Pak SBY," ungkap anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini. Atas rujuk ini, baik Subur maupun Vence menyambut dengan baik. Konferensi pers diakhiri dengan aksi pelukan antara Subur dan Vence. Keduanya tampak tersenyum. Sebelumnya, Subur dan Vence bersitegang. Dalam rapimnas yang digelar beberapa waktu lalu, kubu Vence memecat Subur dari jabatan ketua umum. Ketua umum yang baru yang sudah ditetapkan, yaitu Taufik Efendi, akan dikukuhkan dalam kongres PD pada 25 Februari 2005. Namun, kubu Subur tidak terima dengan aksi kubu Vence. Bahkan Subur menegaskan pemilihan ketua umum akan digelar pada Kongres PD pada Maret 2005 yang akan dihadiri Presiden SBY. Meruncingnya persoalan antara dua kubu ini membuat prihatin SBY. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads