Amien Rais Ngundhuh Mantu
Minggu, 06 Feb 2005 14:52 WIB
Yogyakarta - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Prof Dr HM Amien Rais menggelar acara 'ngundhuh mantu' setelah menikahkan anak sulungnya Ahmad Hanafi Rais (26). Syukuran di rumah Amien tampak berlangsung sederhana. Acara syukuran pernikahan itu digelar pada hari Minggu (6/2/2005) mulai pukul 09.30 - 13.00 WIB di kediaman Amien Rais di Jl. Pandean Sari II No. 5 Rt 003/55 Desa Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.Acara akad nikah Ahmad Hanafi Rais dengan Astriani Karnaningrum putri H. Ashuri itu telah diselenggarakan pada hari Sabtu (5/2/2005) pukul 09.00 WIB kemarin. Akad nikah yang dilangsungkan secara sederhana itu bertempat d rumah mempelai wanita di kampung Blunyahrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.Dalam acara ngunduh mantu ini, keluarga Amien Rais tidak menyebar undangan secara resmi. Undangan hanya disampaikan secara lisan/gethok tular dan lewat SMS saja. Namun, sedikitnya 10 ribu tamu undangan dari berbagai kota hadir di rumah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Para tamu yang hadir, antara lain Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, Mendiknas Bambang Sudibyo, mantan Mendiknas Yahya Muhaimin, anggota DPR RI Ahmad Farhan Hamid, Ketua DPW PAN DIY Totok Daryanto, Ketua PAN Jateng Thontowi Jauhari, dan lain-lain. Banyaknya tamu yang hadir, sedikit banyak membuat aparat keamanan dari Polsek Depok dibantu satpam Sekolah Budi Mulia dan satgas Simpatik PAN sempat kerepotan mengatur tempat parkir kendaraan. Sedikitnya empat tempat di sekitar rumah Amien, terparkir ratusan mobil dan motor. Tampak juga, sedikitnya lima buah bus patas Primajasa dicarter oleh ratusan warga PAN DKI Jakarta dan empat buah bus yang dicarter warga Muhammadiyah dan PAN dari Surabaya Jawa Timur. Selain itu ada belasan bis carterab dari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Halaman Monumen tempat terbunuhnya pahlawan revolusi Brigjen Katamso dna Kol Sugiono di Kentungan sekitar 300 meter da rumah Amien Rais juga penuh kendaraan. Bahkan Terminal Condongcatur, sekitar 300 meter sebelah timur rumah Amien yang biasanya untuk menampung bus jurusan Kaliurang dan Prambanan, terpaksa dipakai untuk menampung mobil tamu. Rumah Amien Rais disulap menjadi tempat untuk menjamu tamu dalam acara hajatan ini. Mulai dari halaman rumah yang lama hingga pendopo rumah yang baru berjarak 100 meter dipasang tenda memanjang hingga sambung menjadi satu. Di pendopo tempat mempelai bersanding sejak pagi hingga siang sudah penuh sesak tamu yang ingin mengucapkan selamat.Amien Rais bersama istri Ny Kusnasriyati Sri Rahayu bersama keluarga Ashuri mengenakan pakaian batik saat menyambut tamu. Sedangkan mempelai berdua mengenakan baju koko dan busana muslimah."Ini sebagai ungkapan rasa syukur saya setelah menikahkan anak sulung saya Achmad Hanafi Rais. Semua orang boleh datang karena acara di rumah saya ini dinamakan Pesta Rakyat," kata Amien seusai acara syukuran. Pria kelahiran Surakarta 26 April 1944 itu mengaku sangat gembira ketika anak sulungnya memutuskan untuk menikah. Karena itu, setelah hari raya Idul Fitri lalu rencana itu kemudian dimatangkan. "Terus terang saya gembira ketika mendengar anak sulung saya berniat untuk menikah. Bagaimana tidak, setelah tahun 1969 saya menikah dengan Bu Amien, baru tahun 1979 kemudian melahirkan anak pertama Hanafi di Chicago, AS. Saya dan Bu Amien sebentar lagi jadi kakek," kata Amien sambil tertawa.Saat ini, Hanafi menjadi asisten dosen di almamaternya, di Fisipol UGM jurusan Hubungan Internasional. Sedangkan Astri pangilan akrab istri Hanafi adalah sarjana kedokteran gigi UGM yang saat ini sedang praktek co ass. Kedua mempelai adalah sama-sama teman SMU saat bersekolah di SMU Muhammadiyah I Yogyakarta. Hanafi masuk di UGM tahun 1998 dan lulus wisuda tanggal 19 Agustus 2003. Dia juga menjadi salah satu lulusan terbaik waktu itu.
(asy/)











































