Menurut Hari, Yohan mengurus semua perizinan di PT BJA ke pejabat berwenang terkait rencana pembangunan Kota Mandiri BJA. Yohan pertama kali diperkenalkan oleh Komisaris PT BJA Haryadi Kumala, yang tak lain adalah kakak dari Swie Teng.
"Yohan yang mengurus perizinan perusahaan kami sejak tahun 2011. Dia bukan pegawai PT BJA. Menurut keterangan, beliau pernah kerja di perusahaan karaoke di Gunung Sahari," kata Hari di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahu saya yang membawa saudara Yohan itu komisaris kami, Pak Hariyadi Kumala," lanjutnya.
Menurut Hari, karena PT BJA akan membangun kota mandiri, maka banyak sekali perizinan yang harus diurus. PT BJA menyerahkan semua data-data yang diperlukan untuk mengurus perizinan kepada Yohan.
"Dengan adanya Yohan, kami memberikan data-data akan membangun apa dan izin apa saja," jelas Hari.
Hari tak membantah jika Yohan pernah membahas ada uang komitmen dalam pengurusan perizinan. Akan tetapi ia tak tahu detail terkait bentuk komitmen tersebut.
"Yohan ini memang orangnya akrab, dia mengurus ini memang memerlukan biaya. Tapi saya tidak concern, semua perizinan kalau jadi akan berguna untuk master plan saya. Sesekali, dia, saya tanya izin ini udah selesai belum," tutur Hari.
(rna/vid)











































