Truk menyebabkan gerak kendaraan melambat. Para sopir truk ini bandel, mereka mengambil di jalur tengah yang otomatis mengganggu kendaraan lain. Padahal spanduk besar sudah terpasang agar truk mengambil jalur kiri.
"Spanduk di Km 19, tapi ini truk-truk banyak yang di jalur tengah. Jalannya kaya siput," jelas pengguna JORR, Pangestu, Rabu (18/3/2015).
Pangestu melintas pukul 09.30 WIB dari arah BSD menuju Lebak Bulus. Kali ini lalin tersendat karena ulah truk yang bandel itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Truk-truk ini masuk dari arah Merak dan biasanya menuju kawasan Cikampek. Bila mereka tertib mau jalan di jalur kiri mungkin lalu lintas bisa lancar.
Sebelumnya pihak pengelola Tol JORR PT. Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) mengatakan sudah mengimbau para sopir truk agar menggunakan lajur khusus truk yakni di lajur kiri. Imbauan ini dilakukan dengan memasang spanduk dan menyebar flyer kepada para sopir.
Cukupkah upaya yang sudah dilakukan PT JLJ? Anda punya masukan lain? Silakan berbagi pandangan ke redaksi@detik.com dengan subject masalah dan solusi. Jangan lupa sertakan kontak Anda.
Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.











































