Kasudin Kesehatan Jakbar, Dewi Satiasari S mengatakan wilayah Kalideres paling banyak mengalami kasus DBD. Selanjutnya Cengkareng (27 kasus), Kembangan (17 kasus), Palmerah (9 kasus), Tamansari (7 kasus), Kebon Jeruk (7 kasus).
Kemudian Tambora (6 kasus), dan Grogol Petamburan dengan catatan satu kasus terkena DBD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudinkes juga melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan memberikan edukasi tentang pentingnya PSN guna mencegah DBD gencar dilakukan pihaknya. "Intinya kami sudah melakukan berbagai upaya terhadap penyakit yang sangat membahayakan ini," terangnya.
Hingga saat ini ada enam orang pasien DBD yang sedang dirawat di RSUD Cengkareng. Direktur RSUD Cengkareng, dr. Sugiono Kesuma Karo Karo saat dihubungi terpisah menerangkan enam pasien merupakan seorang pasien dewasa dan anak-anak.
"Semua pasien tersebut diketahui berasal dari kecamatan kebon jeruk satu orang, Cengkareng dua orang, dan Kalideres tiga orang," kata Sugiono.
(spt/fdn)










































