"Banyak yang nggak sanggup jadi lurah mungkin karena nggak bisa dapat duit lagi kerja enak lagi karena sekarang lebih keras. Nggak apa-apa masih ada orang juga kok. Kalau jadi gubernur kayak saya juga mungkin banyak yang nggak tahan dari pagi sampai malam terima gaji doang, nggak mau korupsi," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Menurut Ahok mereka yang meminta mundur adalah lurah dan camat yang punya alasan soal kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Eselon IV) Itu juga beberapa misalnya kayak ibu hamil, yang muda banyak yang minta jadi staf. Dari eselon IV kalau turun terus gimana karena kalau dulu kan eselon IV kamu bisa duduk dengan tennag, sekarang kamu mesti ngisi kamu kerja apa," sambung Ahok.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika sebelumnya menyebut selama tiga bulan terakhir pihaknya menerima pengunduran diri sejumlah pejabat daerah golongan eselon IV.
Tapi tidak disebutkan jumlahnya sudah berapa banyak karena masih dalam tahap pengevaluasian.
"Yang mundur itu ada karena merasa tidak cocok, kaget lah. Yang mau mundur itu banyak. (Kebanyakan dari) Eselon IV (empat), misalnya mereka bekerja di kasie sekolah, terus mereka kaget," kata Agus di Balai Kota, Selasa (17/3).
(aws/fdn)










































