"Justru saya terima kasih sekali berapa puluh ribu item Mendagri sudah banyak potong, nanti kita umumkan supaya warga bisa ikut ngawasin. Begitu ada laporan, saya bisa langsung lock," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Ahok malah mengaku tak tahu menahu siapa pengusul mesin tik termasuk tujuan pengadaannya. Memang rencananya mesin tik ini akan dialokasikan untuk kelurahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data evaluasi RAPBD yang dari Kemendagri dalam Belanja Modal Pengadaan Peralatan Kantor terlihat ada alokasi uang untuk pembelian mesin tik, papan visual/elektronik/digital/display, pengadaan tabung pemadam kebakaran, mesin fotocopy dan filling kabinet sebesar Rp 26.110.140.240 atau 0,14 persen dari total belanja daerah.
Kemendagri pun melarang penganggaran tersebut kalau tidak berkaitan dengan tingkat kualitas dan kuantitas pelayanan publik.
(aws/fdn)











































