Hampir Seluruh Kawasan Objek Wisata di Sabang Rusak Berat
Minggu, 06 Feb 2005 11:43 WIB
Sabang - Hampir seluruh kawasan objek wisata di Kota Sabang rusak berat. Dinas Pariwisata Kota Sabang belum dapat memprediksi kapan kondisi dapat dipulihkan.Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang Cipta Hunai, hampir seluruh objek wisata, utamanya pantai rusak berat. Jumlah penginapan dan cottage yang mengalami kerusakan parah lebih dari 40 unit. "Sebenarnya tsunami justru lebih memperparah kondisi pariwisata Sabang karena Darurat Sipil dan Darurat Militer yang diterapkan di NAD mengakibatkan jumlah wisatawan yang datang ke Sabang jauh merosot," ujarnya kepada wartawan di Sabang, Minggu (6/2/2005). Dikatakan Cipta, jumlah wisatawan asing yang masuk Sabang pada tahun 2003 sebanyak 2.968 orang. Namun pada 2004, angka itu megalami penurunan menjadi 119 wisatawan. Sementara, jumlah wisatawan domestik pada tahun 2003 sebanyak 81.532 orang serta 87.322 orang pada tahun 2004. Namun angka itu tidak dapat dikatakan valid karena mengutip data Dirjen Perhubungan Laut yang mencatat jumlah penumpang tujuan Sabang. Padahal, kebanyakan penumpang pengguna jasa kapal fery dari pelabuhan Malahayati, Aceh Besar adalah penduduk lokal. Dari pantauan detikcom, gelombang tsunami di Pantai Gapang dan Pantai Iboih merusak sejumlah restoran dan Diving Shop. Tom (40) seorang pengelola 'Lumba-Lumba Diving', warga negara Belanda yang sudah belasan tahun tinggal di Sabang memperkirakan kerusakan terumbu karang sekitar 20 persen.
(rif/)











































