Pemerintah Belum Bisa Pastikan Kapan Kenaikan BBM
Minggu, 06 Feb 2005 11:13 WIB
Bogor -
Pemerintah belum dapat memastikan saat paling tepat untuk merealisasikan rencana kenaikan harga BBM yang dicemaskan masyarakat. Saat ini, pemerintah sedang mengkajinya. "Kita tidak boleh gegabah menaikkannya dan kapan harus dinaikkan dengan memperhatikan lingkungan," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjawab pertanyan seorang petani dalam dialog di Desa Sukamana, Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (6/2/2005). Dikatakan SBY, jajarannya tengah memperhitungkan waktu yang paling tepat untuk mencabut subsidi BBM dan menaikkan harga jualnya. Perhitungan dilakukan mengingat inflasi pada Januari 2005 mencapai 1,43 persen atau yang tertinggi selama 4 tahun terakhir. Tingginya inflasi, lanjut SBY, dikhawatirkan akan berkelanjutan apabila harga BBM dinaikkan dalam waktu dekat. Kenaikan harga BBM akan menyebabkan kenaikan harga sembako dan kebutuhan hidup lainnya. "Jangan sampai kebijaan fiskal ini menyulitkan kita. Saya sungguh-sungguh usahakan tingkat inflasi dapat dijaga tetap rendah," katanya. SBY menyerukan kepada semua pihak untuk tidak memanfaatkan keadaan demi keuntungan pribadi dengan cara menimbun sembako, BBM dan barang kebutuhan hidup lainnya. "Tindakan ini sangat imoral," tandasnya.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































