Pemprov DKI Berencana Lepas Saham di 4 BUMD

Pemprov DKI Berencana Lepas Saham di 4 BUMD

- detikNews
Selasa, 17 Mar 2015 17:58 WIB
Jakarta - Pemprov berencana akan menarik saham dari 4 BUMD yang dianggap sudah tidak sehat lagi. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono menyebut keempatnya hanya 'mengotori' buku akuntansi daerah.

Perusahaan-perusahaan itu antara lain PT Ratax Armada, PT Cemani Toka, PT Grahasari Surya Jaya dan PT RS Haji Jakarta. Perusahaan tersebut merupakan 4 dari 5 BUMD yang dinilai tidak memberikan kontribusi positif kepada Jakarta berdasarkan hasil evaluasi RAPBD 2015 dari Kemendagri.

"Ratax dan Cemani Toka cuma ngotor-ngotorin buku akuntansi saya. Kalau RS Haji silakan saja diberikan ke Fakultas Kedokteran UI. Tidak apa-apa," ujar Heru kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut mantan walikota Jakarta Utara ini, nilai saham PT Cemani Toka selama bertahun-tahun tidak menunjukkan persenan yang memadai. Itu diketahui dari hasil temuan BPK dan BPKP DKI.

"Jadi mending sahamnya dijual saja lah. Nyusahin saya. Cuma bikin rapot saya merah. Bolak balik ditanyain," lanjutnya.

"Pada intinya sudah tidak sehat. Ngapain punya saham di sana. Jadi mending kita lepas saja, dijual. Mending punya sahamnya di perusahaan-perusahaan besar seperti ke PT Temasek atau PT Telkomsel," tutup Heru.

(aws/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads