Dia pun sudah menggandeng Indonesian Corruption Watch (ICW) untuk bersama-sama mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. ICW lah yang nanti akan meneruskan penemuan ke KPK.
"Saya nggak mau buka (siapa oknum dan permainannya), nanti kebongkar. Kita sudah ketemu kok permainannya. Saya sudah rapatin dengan ICW, saya sudah tahu poin-poinnya apa saja. Nanti ICW akan lapor ke KPK dia akan buka semua. Mengerikan kalau kita lihat itu," terang Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memang libatkan BPKP terus kok. BPK audit secara rutin. KPK (juga) datang terus kok minta data sama kita," sambungnya.
Ahok berjanji dirinya akan mengunggah data-data keuangan Pemprov bila sudah lengkap. Hal ini dimaksud agar masyarakat bisa bersama-sama mengawal sekaligus membudayakan transparansi.
"Kita punya data dari 2012 sampai 2014, semua nanti mau kita upload biar semua orang bisa lihat. Tunggu saja," tegas Ahok.
Senada dengan Ahok, Sekda DKI Saefullah juga mengiyakan pihaknya memang ada rencana untuk menggandeng KPK dan BPKP. Ini dilakukan agar dapat menciptakan transpransi keuangan daerah kepada publik.
(aws/ndr)











































