"Awal mula kejadian ketika korban bersama dengan saksi saudara Ari bertugas memompa genangan air selokan di depan Pasar Pramuka, setelah pekerjaan selesai korban dan saksi serta Iwan pengojek duduk santai di pintu masuk Pasar Pramuka, tiba-tiba dihampiri oleh seorang laki-laki tak dikenal yang menuduh korban bahwa korban menyuruh anjing liar untuk mengejarnya," ujar Kapolsek Matraman Kompol Ua Triyono dalam pesan singkat kepada detikcom, Senin (16/3/2015).
Ua mengatakan, lantaran tudingan pelaku tidak berdasar, Maulana pun terlibat cekcok mulut dengan pelaku.
"Kemudian tidak lama datang lagi ketiga orang teman pelaku langsung mendekati korban dan saksi sehingga terjadi cekcok mulut. Tanpa aba-aba AY langsung memukul sebanyak satu kali ke wajah korban dengan tangan kosong. Selanjutnya sekitar pukul 01.15 WIB korban didampingi saksi melapor ke Polsek Matraman," ujarnya.
Kini pelaku telah berhasil diamankan di Polsek Matraman. Pihaknya belum menetapkan status tersangka terhadap pelaku pemukulan.
"Kita kenakan pasal 351, sejauh ini masih dalam proses pemeriksaan intensif," tuturnya.
Sementara Kasudin Tata Air Jakarta Timur, Ahmad Yazied Bustomi menyayangkan kejadian tersebut. Iapun menduga ada motif lain di balik penganiayaan terhadap stafnya.
"Dugaan saya ada motif lain dibalik penganiayaan yakni gara-gara parkir, sebab kalau hanya alasan anjing liar mengejar pelaku terlalu mengada-ada dan berlebihan," tutur Yazied.
Yazied menduga pelaku kesal karena mobil truk bermuatan pompa tersebut sudah hampir sebulan berada di lokasi. Alhasil jatah parkir di sekitar lokasi tersebut jadi berkurang.
โSaat ini mobil pengangkut pompa mobile sudah kami tarik. Karena kalau dibiarkan di situ kita khawatir dicuri orang pompa mobilnya. Karena kan sudah tidak ada yang menjaga lagi, kita siapkan petugas penjaga pompa malah dipukuli preman terlebih juga sekarang sudah masuk musim kemarau, dan kalau memang dibutuhkan kita bisa ke lokasi dan genangan bisa di pompa kurang dari satu jam," tutupnya.
(edo/kha)











































