Pasukan Jaguar Kejar Preman yang Ganggu Shuttle Bus Warga Perumahan di Cibubur

ADVERTISEMENT

Pasukan Jaguar Kejar Preman yang Ganggu Shuttle Bus Warga Perumahan di Cibubur

- detikNews
Senin, 16 Mar 2015 16:31 WIB
Jakarta - Pasukan Jaguar Polresta Depok diterjunkan untuk mecari preman yang menurunkan penumpang shuttle bus secara paksa di Jalan Cileungsi, Cibubur, Kota Depok.

Aksi para preman ini meresahkan warga perumahan di sepanjang Jalan Alternatif Cibubur yang berangkat kerja.

Tim Jaguar berjumlah 15 orang sejak pagi hari Senin (16/3/2015) ditebar. Sebagian bersejata dan berseragam dan yang lainnya menyamar sebagai penumpang bus.

"Ada laporan dari warga tentang ada preman yang maksa penumpang bus turun," ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah kepada detikcom di Mapolresta Depok Jl. Raya Margonda, Senin (16/3/2015).

Aksi preman yang meresahkan warga dan kejadian tersebut terjadi sudah dua hari . Modus dengan menurunkan paksa penumpang di jalan karena rebutan penumpang dengan angkutan kota. Warga perumahan memilih pakai shuttle bus karena melayani trayek sampai ke Jakarta.

"Untuk mengungkap hal ini, kita turunkan anggota Jaguar untuk melakukan penyisiran," ujar Ahmad Subarkah.

Sementara itu Dantim Jaguar Polresta Depok, IPDA Winam Agus mengatakan anggota diturunkan di bus-bus shuttle yang melintasi Jalan Alternatif Cibubur.

"Kami melakukan patroli terbuka dan tertutup. Untuk patroli tertutup kita lakukan dengan menaruh anggota tiap bus shuttle denga menyamar," katanya di Jalan Alternatif, Cibubur.

Operasi antipreman ini akan dilakukan beberapa hari ke depan. Hari ini belum ditemukan preman pelaku. Mungkin sedang tidak beraksi.

Keresahan tengah melanda warga perumahan elite di kawasan Cileungsi hingga Cibubur, mulai dari Bekasi, Depok, dan Jakarta Timur.

Shuttle bus ini melayani trayek mulai dari beberapa perumahan elit di seperti Green Garden, Kota Wisata, Kota Legenda, dan Mekarsari. Ko yang biasa mengangkut warga dari komplek perumahan ke pusat kota Jakarta ini kini tengah diganggu preman.

"Sudah dua hari kemarin preman itu maksaan kita turun dari bus," jelas Ola, seorang warga Cibubur, Kamis (12/3).

Tak tahu alasannya apa, para preman itu dengan menggunakan mobil memepet dan mencegat shuttle bus lansung turun dengan menggedor-gedor kaca bu, penumpang disuruh turun untuk berpindah kepada angkutan kota reguler. Para preman juga memaksa agar shuttle bus tak mengankut warga di jalan.

"Mereka inginnya yang angkut warga, angkot. Lah ini kan beda, bus angkut warga ke Jakarta kan kalau angkot jarak pendek. Kalau kami naik angkot dulu, waktu bisa habis di jalan," tutur Ola.

Dia berharap petugas kepolisian turun tangan. Semua warga berharap polisi mengambil tindakan tegas kepada para preman itu

(ndr/mad)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT