Angin Puting Beliung Dipastikan Masih akan Melanda Jateng

Angin Puting Beliung Dipastikan Masih akan Melanda Jateng

- detikNews
Sabtu, 05 Feb 2005 16:36 WIB
Semarang - Bagi warga Jawa Tengah atau Anda yang akan melewati wilayah Jawa Tengah harus berhati-hati. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), angin puting beliung dipastikan bisa terjadi setiap saat."Pasti. Pasti masih akan terjadi. Karena ini merupakan dampak domino dari badai musim panas di Kawasan Australia," kata Kepala BMG Klimatologi Klas I Semarang Widada Sulistya di kantornya, Jl Siliwangi, Semarang, Sabtu (5/2/2005), ketika ditanya kemungkinan akan adanya angin puting beliung.Angin puting beliung itu, lanjut dia, bisa merusak apa saja termasuk rumah atau bangunan yang tidak berdiri kokoh. Dia mencontohkan kejadian di Brebes atau Semarang dua hari lalu. Rumah atau bangunan dan pohon-pohon bisa bertumbangan."Tapi tidak usah panik. Angin itu tidak sebesar badai yang bisa melaju dengan kecepatan 100 km per jam. Angin puting beliung ini masih dalam batas normal," jelas Widada.Biasanya, sambung dia, angin puting beliung akan diikuti dengan hujan deras, guntur, dan kilat yang menyambar-nyambar. Untuk menandai kejadian ini sebelumnya, orang bisa melihat apakah langit mendung hitam pekat. Kalau iya, berarti hujan deras dan angin puting beliung akan datang.Lebih lanjut Widada menjelaskan, hujan deras dan angin puting beliung akan terus berlangsung sampai musim panas di Australia berakhir. Biasanya musim panas itu terjadi selama Desember sampai Februari. Musim itu membawa badai besar di laut.Ketika ditanya soal kemungkinan masuknya badai musim panas ke Indonesia, dia memastikan hal itu tidak akan terjadi. Secara geografis negara Indonesia berada antara 0-7 derajat garis lintang. Sementara badai hanya bisa menjangkau wilayah yang berada di atas 10 derajat garis lintang."Itu pola baku. Kecil kemungkinan badai musim panas Australia masuk ke Indonesia. Dulu, di Bali dan Nusa Tenggara badai Australia pernah masuk, tapi tidak besar banget," jelas Widada. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads