Banyak tayangan di TV, koruptor yang sudah mengenakan rompi tahanan keluar sambil tersenyum bahkan melambaikan tangan pada wartawan. Tak pelak, sikap ini dinilai masyarakat bahwa menjadi tersangka dan mengenakan rompi tahanan tak membuat koruptor malu.
"KPK selangkah lebih maju dengan membuat rompi sendiri untuk koruptor tapi ini tidak membuat mereka (koruptor) malu. Mereka bahkan melambaikan tangan dan tersenyum. Tidak malu," kata mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua di acara Bincang Senator di kafe Brewerkz, Senayan City, Jakpus, Minggu (15/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya usulkan dengan borgol karena ada efek jera dan tidak 'hai dan 'bye-bye' waktu ke luar dari KPK dan kejaksaan," ucapnya.
Ia mengatakan bahwa rencana itu sudah lama dibicarakan di KPK. Namun, tak ada kelanjutan apakah akan dilakukan atau tidak.
"Sebenarnya wacana sudah ada di KPK tapi belum tingkat eksekusi. Belum dibicarakan," pungkasnya.
(bil/tfn)










































