"Saya pendiri PAN, nggak mungkin meninggalkan PAN," kata Hatta usai menyalatkan almarhum Haryanto Taslam di Mesjid Asy Syaakirin, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (15/3/2015).
Hatta menyatakan dirinya akan tetap di PAN. Menurutnya, ia sudah menepis anggapan itu saat pemilihan ketum PAN di Kongres PAN di Bali 1 Maret lalu. Ia bahkan meredam adanya aspirasi perpecahan yang sempat disuarakan usai pemilihan.
"Iya (tetap eksis). Saya berpartai 1 kali. Kalian (wartawan) sudah lihat itu. Begitu selesai pemilihan, saatnya bersatu kembali. Jangan ada terpecah-pecah. Ada potensi sedikitpun yang bisa memecah partai harus diatasi. Begitu cara berpartai. Jangan amukan, jangan pendukung emosi, Boleh sesaat tapi kembali," ucapnya.
Namun, saat disinggung soal tujuannya membuat ormas, Hatta hanya tersenyum. Ia juga kembali tak berkomentar saat ditanya soal kemungkinan ormasnya menjadi partai jelang Pilpres 2019.
(bil/mpr)











































