Pagi-pagi sekali di hari Sabtu (14/3/2015) JK beserta rombongan yang terdiri dari Menko PMK Puan Maharani, Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra, serta lainnya sudah menuju Stasiun Tokyo. Mereka akan menumpang kereta 'peluru' Shinkansen untuk menuju Sendai yang berjarak 369 kilometer.
Tak ada gerbong khusus yang disiapkan untuk rombongan Wapres. Mereka berbaur dengan warga Jepang yang akan beraktifitas lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua calon penumpang mengantre dengan tertib tanpa berdesakan. Semua telah pegang tiket yang tercantum nomor kursi.
Rombongan Wapres JK langsung menuju jalur kereta Shinkansen yang mengarah ke Sendai. Kereta di Jepang terkenal dengan ketepatan waktunya, sehingga para calon penumpang sudah siap ketika kereta datang.
Tepat pukul 07.10 waktu setempat (+9 GMT) Shinkansen tujuan Sendai tiba dan langsung berangkat pada 07.12, sesuai yang tertera pada tiket. Hanya berselang beberapa menit saja, kereta langsung tancap gas yang maksimal bisa mencapai 285 km/jam.
Sesampainya di Sendai atau 132 menit kemudian, rombongan JK langsung menuju Sendai International Center. Suhu udara di wilayah yang lebih utara ini lebih dingin ketimbang Tokyo.
Wapres JK bersama Menko PMK Puan langsung menuju ke lokasi pembukaan konferensi kebencanaan PBB itu. Hadir pula Kaisar Akihito beserta istrinya, Sekjen PBB Ban Ki Moon, PM Jepang Shinzo Abe, serta para Wapres/Wakil PM dari Burundi, Zambia, Ghana, Vietnam, dan Sudan Selatan.
Setelah acara pembukaan, Wapres JK langsung dijamu makan siang oleh PM Jepang Shinzo Abe di Exhibition Hall 2. Sambil berbincang-bincang soal kebencanaan, keduanya juga membicarakan terkait investasi.
Usai santap siang, JK langsung ditemui Menlu Jepang Fumio Kishida. Setelah itu Wapres JK langsung menuju arena konferensi. Dia menyampaikan pemaparan mengenai penanggulangan bencana di Indonesia dan bangga dengan proses pemulihan yang cepat.
Hingga acara berlangsung sampai pukul 16.00 waktu setempat, JK dan Puan menyimak pemaparan semua negara yang hadir. Setelah itu JK kembali menjalin pertemuan dengan Direktur Eksekutif UNFPA Dr Babatunde Osotimehin untuk membicarakan sejumlah isu.
Rupanya rangakaian kegiatan JK tak selesai di situ. Layaknya rangkaian Shinkansen yang panjang, JK masih menghadiri jamuan PM Jepang Shinzo Abe di Hotel Royak Park Sendai bersama para Wapres/Wakil PM peserta WCDRR.
Barulah pukul 20.00 waktu setempat rombongan menuju Stasiun Sensai untuk kembali ke Tokyo. Sesuai dengan tiket, kereta Shinkansen menuju Tokyo berangkat pukul 20.37 waktu setempat dan tiba pukul 22.48 waktu setempat.
Sepanjang perjalanan, Wapres JK beristirahat. Perjalanan dengan Shinkansen selain tak menimbulkan suara bising juga tak ada guncangan seperti kereta biasa.
Fasilitas kereta ini pun lengkap mulai dari toilet hingga operator yang mengigatkan pemberhentian selanjutnya dari kereta. Operator membacakannya dengan dua bahasa yakni Jepang dan Inggris.
Sesampainya di Hotel Imperial Tokyo, rupanya sudah ada Ketua Umum MUI Din Syamsuddin yang menyambut rombongan JK. Din juga akan menghadiri WCDRR di Sendai pada Minggu (15/3) untuk menyampaikan pandangan mengenai pendekatan agama dalam penanggulangan bencana.
(bpn/rvk)










































