Pengamat Cuaca: Ancaman Badai di Yogya Nihil

Pengamat Cuaca: Ancaman Badai di Yogya Nihil

- detikNews
Sabtu, 05 Feb 2005 10:36 WIB
Jakarta - Ancaman badai besar akan melanda pantai selatan Jawa termasuk Yogyakarta yang akan terjadi antara tanggal 5-10 Februari diperkirakan nihil. Masyarakat diminta tak perlu panik.Pasalnya, badai yang diinformasikan ke masyarakat berada di Australia Barat yang sekarang ini terjadi tekanan rendah yang signifikan. Tekanan rendah ini menjadi badai rendah, kemudian menjadi badai sedang dan pada Minggu besok menjadi badai kencang.“Badai ini tidak ke Indonesia, tetapi kearah selatan dan barat daya, yakni menuju Australia. Dengan demikian masyarakat Yogyakarta tidak perlu khawatir akan terjadi badai dengan kecepatan 125 Km/jam,” kata pengamat cuaca Hendro Purnomo saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Sabtu (5/2/2005). Hendro membenarkan jika jika terjadi pemanasan di Samudera Hindia Selatan. Namun pengaruhnya bukan ke pesisir Jawa. “Memang terjadi pemanasan significant di Samudera Hindia selatan. Posisi matahari saat ini berada pada 14-15 derajat LS.Namun belum menyebabkan timbulnya badai besar di Yogyakarta,” tambahnya.Sedangkan terhadap adanya air pasang yang cukup tinggi dan ditemukannya ikan tenggiri di pesisir pantai selatan, Hendro mengatakan bahwa hal itu terjadi karena air hangat di wilayah selatan.Justru daerah yang rawan adalah pesisir Nusa Tenggara Timur dan Ambon. Di wilayah tersebut ada angin bison yang membawa air hujan. “Di wilayah tersebut gelombang air laut bisa tinggi, mencapai 2-3 meter,” tambahnya.Namun, untuk pesisir Jawa dan Yogyakarta, menurut pantauan Hendro Purnomo, ancaman badai nihil. “Tapi saya memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah Yogyarakta yang telah membuat early warning system,” katanya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads