Jalan aspal di perlintasan rel Cipinang dibongkar karena sudah berlumut sehingga membahayakan pengguna jalan. Kerikil pun lalu diganti baru dan harus menunggu selama beberapa waktu sampai padat baru kemudian jalan diaspal lagi.
"Diperbaiki, aspalnya dibongkor. Ada gumpalan air jadi lumut. Terus dibersihin, dikura, terus diganti balas (kerikil) baru," ujar Petugas Pintu Perlintasan Cipinang, Sarmin, saat ditemui di lokasi, Jumat (13/3/2015).
Pantauan detikcom, kerikil bukan hanya berserakan di jalan sebidang atau perlintasan namun juga hingga sampai jalan raya. Sejumlah kerikil terpental hingga tengah Jalan Bekasi Timur.
Para pengendara, baik motor maupun mobil, harus semakin ekstra hati-hati supaya tidak terjatuh. Jalanan di perlintasan tersebut pun menjadi sedikit berbahaya karena adanya kerikil yang berserakan, apalagi saat hujan. Akibatnya di saat jam sibuk, lalu lintas menjadi macet dari 2 arah, baik dari arah Jatinegara maupun dari Pulogadung karena harus antri lebih lama untuk melintas.
"Kalau yang jatuh sih ada beberapa selama kurang lebih seminggu perbaikan ini, terutama saat hujan. Karena licin. Orang bawa motor harus pelan-pelan," kata Sarmin.
Pengaspalan direncanakan akan dilakukan besok malam. Sayangnya, tak ada peringatan yang dipasang bagi pengguna jalan untuk memberitahukan adanya perbaikan. Rambu dipasang hanya untuk kereta yang melintas.
"Pengaspalan malam minggu. Karena nggak bisa langsung diaspal, harus nunggu padat dulu kerikilnya. Udah semingguan lah kaya gini. Kalau peringatan nggak dipasang, tapi sebenernya perbaikan kayak gini udah biasa tiap tahun," Sarmin menuturkan.
"Buat kereta juga sudah dikasih peringatan semboyan 2B, kode artinya tidak boleh melintas di atas kecepatan 5 km/jam. Karena jalannya lagi rusak," sambungnya.
Para pengguna jalan mengaku terganggu akibat adanya kerikil yang berserakan di perlintasan. Sejumlah pemotor memang terlihat hampir jatuh akibat kerikil dan tidak ratanya jalan. Di beberapa bagian, kerikil-kerikil tampak menumpuk.
"Ya sebenernya terganggu ya. Saya juga sempet mau jatuh. Waktu kemarin saya lewat sini juga ada lebih dari 1 yang jatuh. Ada yang sampai kebalik motornya. Ngeri juga lewat sini," ungkap pemotor yang melintas di lokasi, Andi.
"Semoga cepat selesai perbaikannya. Bahaya soalnya. Harus hati-hati banget," sambung pemotor lainnya, Eta.
(ear/mad)











































