Longsor, Jalan Sumbar-Riau Putus
Sabtu, 05 Feb 2005 01:35 WIB
Padang - Sekitar 30 meter badan jalan di Desa Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat longsor ke jurang sedalam 10 meter. Akibatnya, arus lalu lintas dari sejumlah kota di Sumbar ke Riau dan sebaliknya terputus sejak Jumat (4/2/2005) pukul 08.00 WIB.Menurut Wakil Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar, Dody Ruswandi, amblasnya jalan tersebut disebabkan patahnya gorong-gorong air seperti sungai kecil berdiameter sekitar 1,5 meter yang terdapat di bawah ruas jalan. "Air yang tergenang karena hujan lebat yang turun sejak malam membuat tanah lunak dan longsor ke jurang," ujarnya ketika dihubungi detikcom melalui ponselnya, Jumat (4/2/2004).Untuk mengantisipasi kemacetan, lanjut Dody, arus lalu lintas dari Padang menuju Pekanbaru terpaksa dialihkan ke arah Selatan melalui Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, Sumbar dan Teluk Kuantan, Riau. Pengalihan itu mengakibatkan jarak tempuh bertambah sekitar 100 kilometer, yakni dari 320 kilomter menjadi 420 kilometer.Ruas jalan yang ambruk itu berada di kilometer 202,3 arah Timur Laut kota Padang. Jalan tersebut dibangun atas biaya Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada tahun 1995 lalu. "Jalan itu dibangun sebagai ganti jalan milik Dinas Prasarana Jalan yang ditenggelamkan untuk pembangunan Waduk Koto Panjang," terang Dody.Menurut Dody kondisi seperti ini setidaknya masih akan berlangsung sampai 10 hari ke depan. Tim yang dikerahkan akan bekerja 24 jam agar arus lalu lintas cepat normal. "Sejauh ini, dinas sudah mengirimkan alat-alat berat berupa tiga eskavator, dua loader, satu vibro roller, serta delapan truk. Kita akan pasang gorong-gorong baru dan menimbun ruas jalan yang longsor," demikian Dody Ruswandi.
(gtp/)











































