Kisah Salman terjadi pada Sabtu (7/3) lalu. Kala itu, dia diantar tukang ojek ke ATM Center di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Dia masuk ke ruang ATM dan minta bantuan orang lain. Kemudian dia menyebutkan nomor PIN ke orang tak dikenal tersebut. Namun kata pria tersebut, ATM milik Salman tak aktif, hingga dikembalikan.
Ternyata, ATM yang dikembalikan oleh pria tersebut sudah diganti oleh si pelaku. ATM itu tak ada namanya, dan tak diketahui PIN-nya sehingga tidak bisa digunakan. Pria yang berprofesi sebagai tukang pijat ini kemudian mengecek ke cabang bank terdekat, hingga akhirnya diketahui saldonya di tabungan sudah ludes.
Hal yang sama pernah dituturkan pria penyandang tunanetra lainnya, Iwan. Pria asal Yogyakarta ini bercerita, harus selalu meminta bantuan orang lain saat mengambil uang. Akhirnya, dia kerap mengajak teman atau saudara saat menarik di ATM. Namun hal ini tidak efektif, terutama saat dalam keadaan darurat.
"Bagaimana kalau mendadak? Saya harus minta tolong sama orang tak dikenal," cerita Iwan.
Bagaimana solusinya? Baik Salman dan Iwan sebetulnya berharap ada ATM yang bisa digunakan dengan suara. Namun jumlahnya masih terbatas.
Salah satu bank yang sudah menerapkan ATM khusus untuk mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan adalah ATM milik Bank Standard Chartered. Selain fungsi-fungsi ATM pada umumnya, ada juga fitur suara khusus tunanetra.
Salah satu ATM untuk tunanetra terdapat di Bank Standard Chartered, Atrium Mulia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Yang membedakan ATM itu dengan ATM pada umumnya yaitu ada headset yang digantungkan di sisi kiri ATM.

detikcom coba menjajal ATM tersebut pagi ini. Ketika headset dipasangkan di kepala, maka akan langsung terdengar sapaan dan instruksi awal dari operator. Nasabah dipersilakan memilih menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia. Operator akan terus memberikan petunjuk-petunjuk melalui headset. Di mana jika di ATM umum petunjuk tersebut hanya tertulis di layar.
Selain headset, terdapat pula huruf braille di tombol sisi kiri dan kanan ATM. Sedangkan untuk tombol angka, ada titik di angka lima yang menjadi patokan untuk angka lainnya.
Baru-baru ini, BNI pun membuka ATM khusus untuk penyandang disabilitas.
Belum diketahui apakah ada bank lain selain Standard Chartered yang memiliki fasilitas ATM seperti itu. Yang pasti, kita berharap, jangan sampai ada lagi korban tunanetra lainnya yang dikuras duitnya.
(rna/mad)











































