SBY Prihatin dengan Perpecahan di Partai Demokrat

SBY Prihatin dengan Perpecahan di Partai Demokrat

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2005 17:55 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku prihatin dengan benih-benih perpecahan di tubuh Partai Demokrat (PD). Sebagai pendiri PD, SBY meminta agar masalah di partai ini bisa diselesaikan secara demokratis.Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Mallarangeng di kantor presiden, komplek Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (4/2/2005).Penyataan Andi Mallarangeng menjawab pertanyaan wartawan seputar konflik di Partai Demokrat yang semakin meruncing dan terancam pecah. Yakni antara kubu Ketua Umum Subur Budhisantoso dengan kubu Vence Rumangkang didukung sejumlah deklarator PD.Bahkan perpecahan sudah diujung tanduk dengan digelarnya Kongres Partai Demokrat yang berlainan. Kubu Vence Rumangkang mengadakan kongres pada tanggal 18-21 Februari di Jakarta, sedangkan kubu Subur Budhisantoso pada bulan Maret di Bali.Terhadap konflik ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditunggu-tunggu untuk turun tangan mengatasinya. Sebab kehadiran Partai Demokrat didirikan oleh SBY dan sejak awal sengaja di desain mengawal SBY menjadi Presiden RI.Namun, sampai perpecahan diujung tanduk, tak ada tanda-tanda keterlibatan SBY dalam menyeelsaikan masalah di tubuh partai baru ini. "Beliau berharap agar masalah yang ada dapat diselesaikan secara demokratis dalam semangat kesatuan," kata Andi Mallarangeng.Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa presiden menyatakan proses partaiopolitik merupakan aset bangsa. Dalam penyelesaakan masalah yang ada, kemelut yang ada dalam tubuh partai hendaknya diselesaikan secara demokratis agar bisa melaksanakan amanat, untuk mengartikulasikan kepentingan rakyat, agar ada solusi yang baik bagi semua pihak. (jon/)


Berita Terkait