Bima Arya: Ada Wacana Pendukung Hatta Bentuk Ormas Harapan Rakyat

Bima Arya: Ada Wacana Pendukung Hatta Bentuk Ormas Harapan Rakyat

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2015 18:26 WIB
Bima Arya: Ada Wacana Pendukung Hatta Bentuk Ormas Harapan Rakyat
Jakarta - ‎Wacana pembentukan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang diberi nama 'Harapan Rakyat' bergulir di internal PAN, pasca Kongres IV PAN di Bali yang memenangkan Zulkifli Hasan. Pendukung Hatta di Kongres Bali, Bima Arya menyebut pembentukan ormas itu masih sebatas wacana.

"Memang ada wacana itu dari pendukung Bang Hatta, tapi masih sebatas wacana. Saat ini, semangat bang Zul dan Bang Hatta adalah merangkul semua untuk memperkuat partai," kata Bima Arya kepada detikcom, Rabu (11/3/2015).

Wali kota Bogor itu mengatakan pasca Kongres PAN di Bali, Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa tetap membangun komunikasi untuk sama-sama menegaskan komitmen memperkuat PAN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini dua tokoh kita Bang Zul dan Bang Hatta masih terus berkomunikasi dan melakukan pembicaraan soal masa depan partai," tegas Bima.

Sementara itu, Tjatur Sapto Edy yang juga pendukung Hatta Rajasa dan siang tadi menyatakan mengundurkan diri dari PAN, tak membantah langsung adanya wacana pembentukan Ormas 'Harapan Rakyat'.

"Masih jauh lah, itu belum terpikirkan," ujar Tjatur yang juga anggota komisi III DPR.

Wacana pembentukan Ormas bernama Harapan Rakyat yang jika disingkat memiliki akronim HR‎ atau sama dengan akronim Hatta Rajasa itu, sudah terdengar pasca Kongres IV PAN di Bali yang memenangkan Zulkifli Hasan.

Bahkan, di sosial media sudah beredar logo Ormas Harapan Rakyat meski ada dua versi berbeda. Versi pertama memiliki simbol bulan dan bintang berwarna putih dengan tulisan 'Harapan Rakyat' dan latar warna biru.

Versi kedua‎ logonya tampak lebih dinamis serupa bendera merah putih yang tergulung dan membentuk simbol lingkaran ditengah, namun tulisan di bawahnya bernama 'Harapan Rakyat Indonesia'. Kedua logo itu turut juga diperbincangkan di sosial media elit-elit PAN.

(iqb/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads