Ical Hentikan Pidato Saat Pria Bertato Menyusup dan Dipukuli Ramai-ramai

Ical Hentikan Pidato Saat Pria Bertato Menyusup dan Dipukuli Ramai-ramai

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2015 22:01 WIB
Ical Hentikan Pidato Saat Pria Bertato Menyusup dan Dipukuli Ramai-ramai
Jakarta - Seorang pria tiba-tiba dipukuli saat Aburizal Bakrie menyampaikan pidato dalam rapat konsultasi DPP Golkar kubu Agung Laksono dengan pengurus DPD se-Indonesia. Suasana ricuh membuat Ical menghentikan pidato sampai pria itu digiring keluar.

Kericuhan itu terjadi di Ruang Puri Agung, Hotel Grand Sahid, Jl‎ Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (10/3/2015) sekitar pukul 20.45 WIB. Ical saat itu tengah pada penyampaian tentang peran Golkar dan KMP yang akan menegakkan nilai-nilai Pancasila.

Saat Ical tengah memaparkan pidatonya di hadapan ‎486 orang pengurus Golkar dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, tiba-tiba dari belakang jajaran kursi peserta terdengar suara gaduh. Semula diduga hanya benda terjatuh sampai ada teriakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brukk!! Seorang pria terjatuh dipukuli‎. "Penyusup.!! Penyusup.!!" teriak beberapa orang menunjuk pria yang terguling dan mulai dipukuli itu.

Dari atas podium, Ical tampak tercengang. Ketua umum hasil munas Bali itu menghentikan pidatonya dan mencermati yang terjadi di barisan belakang kursi peserta.

"Tenang..!! Tenang..!!" sahut seorang pengurus DPP Golkar dari barisan depan.

Pria berkaos hitam diduga penyusup itu lalu digiring ke luar ruangan rapat sambil terus dipukuli dan diteriaki oleh kader Golkar loyalis Ical yang emosi dengan kehadirannya di forum rapat.

Pria itu rupanya diketahui menyusul lantaran nekat memukul Ali Mochtar Ngabalin dengan kayu‎ usai dialog di salah satu stasisun televisi. Ali live dari lokasi berlangsungnya rapat di Hotel Grand Sahid.

"Jangan terprovokasi," ucap Ical mencoba menenangkan.

Setelah pria itu digiring ke luar hotel oleh beberapa petugas polisi berseragam, Ical kemudian menguasai forum kembali dan melanjutkan pidatonya yang tinggal beberapa paragraf lagi. Beberapa peserta sempat teriak agar mengusir orang Agung Laksono jika ada dalam forum.






(iqb/fjr)


Berita Terkait