Ketua Tim 9: Denny Telepon Saya, Tapi Belum Ketemu

Ketua Tim 9: Denny Telepon Saya, Tapi Belum Ketemu

- detikNews
Selasa, 10 Mar 2015 20:17 WIB
Jakarta - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana akan dipanggil Bareskrim Mabes Polri terkait kasus payment gateway pembuatan paspor. Ternyata Denny sudah menelepon Ketua Tim 9 Syafii Maarif namun belum sempat bertemu untuk mebahas panggilan ini.

"Dia telepon saya tapi belum ketemu dia jadi saya belum bisa berkomentar," kata Maarif di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Selasa (10/3/2015).

Ia tak ingin berkomentar lebih panjang karena belum mempunyai informasi yang komprehensif soal pemanggilan Denny ini. "Saya perlu informasi lebih lanjut," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemanggilan Denny ini memang dinilai banyak kalangan terutama penggiat anti korupsi sebagai langkah kepolisian untuk menjerat Denny yang selama ini bersuara keras mendukung KPK. Denny memang sudah bersuara saat Presiden Jokowi menunjuk Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri tunggal. Saat pimpinan KPK mulai dipolisikan Bareskrim Mabes Polri, Denny semakin bersuara keras.

Pemanggilan itu diagendakan pada Kamis (12/3) mendatang bertempat di gedung Bareskrim Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jaksel. Denny diminta keterangannya sebagai saksi dalam dugaan pidana tindak pidana korupsi untuk pelaksanaan payment gateway pada Kemenkum HAM tahun anggaran 2014.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Tim 9, Jimly Asshidiqqie menilai pemanggilan Denny harusnya tak dilakukan di saat kisruh KPK-Polri belum selesai. Masyarakat akan menilai pemanggilan ini karena dukungan Denny pada KPK dan tidak melihat substansi kasus yang menjerat Denny.

"Kita tidak bisa ikut campur substansinya. Kalau subtansinya ada indikasi yang kuat, susah menilainya. Kenapa harus sekarang (memanggil)? Bisa 3 bulan lagi. Soal pembegalan saja belum selesai, Denny kok dikebut. Ini masalah waktu," kata Jimly, hari ini.

(bil/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads