"Kami sudah menelusuri TKP dan melakukan olah TKP di lokasi perampokan," jelas Kasat Reskrim Mapolres Jakarta Selatan AKBP Indra Fadhillah Siregar saat dihubungi, Selasa (12/3/2015).
Menurut Indra, korban yang bernama Mita Santi (31) telah di BAP, meskipun baru meminta keterangan awal. "BAP lanjutan pasti akan dilakukan, tapi saat ini korban masih belum bisa dimintai keterangan lanjutan karena masih sakit," jelasnya.
Keterangan saksi korban dan saksi di sekitar TKP, kata Indra, juga sudah dicocokkan. Namun polisi mengaku agak sulit untuk menemukan saksi di lokasi kejadian karena kondisi Jalan Raya Tanah Kusir yang memang terkenal sepi dan minim penerangan.
"Keterangan saksi di TKP sudah ada, tapi masih minim karena saat itu TKP memang sepi," kata Indra.
"Dari informasi warga sekitar memang di sana dulu kerap terjadi kasus pencurian, karena penerangan di kawasan tersebut minim," sambung Indra.
Peristiwa perampokan itu terjadi 8 Maret lalu sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu korban menyetop taksi berwarna putih di depan sebuah supermarket di kawasan Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Sekitar pukul 01.00 WIB, di jalan Bintaro, tepatnya di depan Apotik Bendi Tanah Kusir, pelaku tiba-tiba berhenti dan memundurkan joknya dengan alasan hendak meluruskan kaki karena pegal. Saat itulah korban yang tengah terhimpit di belakang ditodong pisau lipat oleh pelaku.
Saat itu pelaku berhasil merampas cincin dan tas yang berisi dompet, kartu ATM, uang tunai sebesar Rp 700 ribu dan handphone Samsung Galaxy Note 3.
(rni/bar)











































