Irman menilai sebagai panglima tertinggi Indonesia, Presiden Joko Widodo harus melaksanakan janjinya untuk memperkuat pengamanan negara dan sistem penegakan hukum.
"Sebagaimana nawacita nomor lima yang menjadi janji pemerintahan Jokowi-JK dalam pemberantasan korupsi tentang bagaimana memperkuat pengamanan negara dalam sistem penegakan hukum. Janji pemerintah kan menjaga dan melindungi marwah penegakan hukum ini," ujarnya di gedung DPR RI, Senayan, Selasa (12/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya Pak Presiden harus menjadi panglima untuk menyelesaikan ini. Jadi apa yang terjadi sekarang Presiden sebagai pimpinan tertinggi di Indonesia ada kesan di publik apa perintah presiden itu kan tidak didengarkan oleh bawahannya," kata dia.
Denny Indrayana sebelumya mengatakan apa yang terjadi saat ini merupakan bentuk kriminalisasi terhadap dirinya. Menurutnya, sistem pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak dalam pembuatan paspor yang awalnya manual diubah menjadi elektronik. Dengan basis IT, sistem pembayaran pembuatan paspor lebih cepat, mengurangi antrian dan bebas pungli.
(rni/ndr)











































