"Dengan dasar terbuka ada akuntabilitas dan untuk memajukan demokrasi, jadi saya dukung gagasan itu. Hanya untuk soal angka saya tidak bisa langsung menyetujuinya," ujar Agung di Kantor DPP di Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Selasa (10/3/2015).
Agung mengatakan, sebetulnya gagasan itu tidak orisinil dan sudah cukup banyak terjadi di negara-negara seperti Belanda, Australia, dan Inggris. "Jadi menurut saya, hal tersebut sangatlah baik karena dana bantuan yang diterima partai saat ini terlalu kecil," ujar Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung juga menilai, dengan dibantu oleh negara tindakan korupsi akan berkurang. Karena menurutnya, setiap partai politik memang membutuhkan uang.
"Realistis partai butuh uang untuk menjalankan aktivitas memerlukan budget. Itulah saya mendukung supaya tidak ada lagi korupsi, jadi perlu harus ada akuntanbilitas, transparansi jadi rakyat melihat uangnya tidak digunakan semena-mena," tutupnya.
(spt/tor)










































