Jampidsus Bantah Rekayasa Laporan Lelang Gula

Jampidsus Bantah Rekayasa Laporan Lelang Gula

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2005 15:26 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Sudhono Iswahyudi membantah melakukan rekayasa dalam laporan kepada Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengenai proses lelang gula ilegal. Jampidsus mengaku ada foto-foto yang bisa dijadikan bukti."Dari laporan Kejari Jakarta Utara ada foto-fotonya tak mungkin ada rekayasa," kata Sudhono saat dicegat wartawan di Kejagung, Jl. Hasanudin, Jakarta, Jumat (4/2/2005).Sudhono menegaskan, seorang jaksa tidak akan berani membuat laporan palsu. Menurutnya, bagi jaksa yang membuat laporan palsu akan dikenai sanksi yang keras. "Mana berani seorang jaksa membuat laporan tak benar? Jelas itu akan ditindak," katanya.Mengenai rendahnya harga gula yang banyak diprotes, Sudhono meminta agar hal itu ditanyakan langsung ke Kejari Jakarta Utara. Jampidsus dalam laporannya kepada Jaksa Agung menyatakan, majelis hakim, penuntut umum dan terdakwa telah melakukan sidang di tempat penyimpanan gula pada 16 Desember 20004. Laporan itu tertuang dalam nota dinas 10 Januari 2005.Namun laporan itu menurut tersangka penyelundupan gula ilegal, Waris Halid tidak sesuai fakta. Menurut Waris, ia tidak pernah mengikuti sidang tersebut. Dalam laporan ditulis sidang digelar di gudang Banda Graha Reksa Kelapa Gading, gudang Lautan Jaya Kumala Marunda, gudang Multi Sejahtera Abadi Cilincing, serta lapangan Jakarta International Container Terminal Tanjung Priok. Waris mengaku tak satupun mengikuti sidang yang disebutkan dalam laporan Sudhono. "Jangankan ikut, tahu saja tidak. Itu kan hanya permainan mereka. Kenyataannya saya tidak pernah ikut," kata Waris.Sebelumnya, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh menyebut ada oknum Kejagung yang ingin menjatuhkan Jaksa Agung dan Wapres dengan memanfaatkan kasus lelang gula tersebut. Jaksa Agung menegaskan, lelang gula itu telah selesai. Kasus akan diselidiki kembali bila ditemukan rekayasa. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads