Sepertinya Ical sudah tahu Menkum HAM bakal mengakui hasil Munas Ancol hari ini. Sore nanti Ical langsung mengumpulkan pengurus DPP Golkar dilanjutkan dengan malam harinya mengumpulkan Ketua DPD I dan II Golkar seluruh Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta.
Di hadapan DPP dan DPD I dan II Golkar, Ical akan memberikan pengarahan bahwa munas Ancol ilegal dan penuh kepalsuan. Manuver Ical ini seolah juga ingin menunjukkan bahwa kekuatan di kubunya masih sangat kuat, meski kubu Agung sudah mengenggam pengakuan Menkum HAM.
"Sekaligus seluruh DPD I dan DPD II menyatakan Munas Ancol ilegal. Kemudian mereka melaporkan tindak pidana memalsukan dokumen kubu Ancol. Karena ada yang seolah-olah diberikan mandat palsu-palsu. Bukti-buktinya kuat, sekaligus ada keterlibatan tim penyelamat partai Golkar," kata Bendahara Umum Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo kepada detikcom, Selasa (10/3/2015).
Tak hanya di situ saja perlawanan Ical. Rabu pagi Ical akan melaporkan kubu Agung cs ke Bareskrim Mabes Polri.
"Besok kita akan melaporkan ke Bareskrim pukul 10.00 WIB kasus pemalsuan dokumen di Munas Ancol," kata Bambang.
Kini setelah Menkum HAM mengakui hasil Munas Golkar Ancol, apakah Ketua DPD I dan II Golkar masih akan hadir di konsolidasi yang digelar Ical? Acara nanti sore hingga malam hari seolah bakal jadi penentuan adu kuat sebenarnya Ical vs Agung Laksono cs.
(van/try)











































