Wagub Djarot: Banyak Hidran Pemadam Hilang Dicuri Orang

Wagub Djarot: Banyak Hidran Pemadam Hilang Dicuri Orang

Septiana Ledysia - detikNews
Selasa, 10 Mar 2015 12:50 WIB
Wagub Djarot: Banyak Hidran Pemadam Hilang Dicuri Orang
Foto: Wisma Kosgoro Terbakar (Dhani Garfield/pasangmata.com)
Jakarta -

Kebakaran terjadi di beberapa wilayah Jakarta beberapa hari ini. Wagub DKI Djarot mengeluhkan soal hidran pemadam yang hilang karena dicuri. Hal ini menghambat proses pemadaman api.

"Saya bisa pastikan hidran kita bermasalah. Banyak yang dicuri orang, saluran airnya tidak pernah dicek. Makanya saya sudah minta dicek," kata Djarot melakukan peletakan batu (groundbreaking) pembangunan jalan layang Ciledug-Blok M-Tendean di Velbak, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2015).

Djarot menyatakan, sudah pernah mengingatkan para pemilik gedung tinggi untuk mengantisipasi kebakaran. Hal ini karena penanganan kebakaran di gedung tinggi lebih sulit dibanding penanganan kebakaran biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu kendalanya adalah air. Karena itu kemarin saya sudah rapatkan untuk membuat semacam tempat penampungan air. Sehingga kalau ada apa-apa kita bisa ditarik. Karena untuk gedung tinggi ini kan tidak bisa satu tangki 2 tangki, berapa ribu meter kubik yang dibutuhkan," katanya.

Djarot mengatakan Skylift yang dimiliki pemadam saat ini hanya bisa menjangkau 15 hingga 20 lantai gedung bertingkat. Menurutnya petugas pemadam harus memiliki Skylift yang lebih tinggi dari itu.

"Inilah partisipasi dari para pemilik gedung tinggi itu. Kalau semua dibebankan pemerintah wah repot. Mari gotong royong," katanya.

Djarot juga memberikan apresiasi bagi pemadam yang dengan sigap memadamkan kebakaran di Wisma Kosgoro. Dia berpendapat masalah keamanan gedung merupakan kepentingan para pemilik gedung tersebut.

"Masalah safety sebenarnya ini kan kepentingan pemilik gedung tinggi lho, bukan kepentingan warga Jakarta. Ini kepentingan mereka. Kalau misalkan saya tinggal di apartemen lantai 30, tapi tidak nyaman dan tidak aman ya takut lah," kata mantan Wali Kota Blitar ini.

(nal/try)


Berita Terkait