Kisah Pemadam Rahman, 12 Jam Berjuang Jinakkan Api di Wisma Kosgoro

Kisah Pemadam Rahman, 12 Jam Berjuang Jinakkan Api di Wisma Kosgoro

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Selasa, 10 Mar 2015 12:07 WIB
Kisah Pemadam Rahman, 12 Jam Berjuang Jinakkan Api di Wisma Kosgoro
Jakarta - Seragam pemadam kebakaran warna oranye yang dikenakan Rahman basah. Pria berusia 30 tahun ini tidak kenal lelah bekerja 12 jam memadamkan api yang membakar Wisma Kosgoro.

Rahman berbagi cerita. Ia berusaha memadamkan api di Wisma Kosgoro sejak Senin 9 Maret pukul 18.30 WIB hingga Selasa 10 Maret pukul 07.30 WIB. Asap yang sangat tebal dan api yang terus membesar menjadi kendala pemadaman di lantai 16 hingga lantai 20 Wisma Kosgoro.

Ia dan rekan-rekannya harus saling bergantian kurang lebih dua jam untuk memadamkan api di lantai 16 hingga lantai 20. Hal itu dilakukan untuk menjaga stamina dan tidak kecapean.

"Di semua lantai, asapnya penuh semua dan tebal. Di lantai bawah saja sudah penuh asap tebal dan sudah tidak bisa ditembus mata," ujar Rahman kepada detikcom di Jalan MH Thamrin, Jakpus, Selasa (10/3/2015).

Sempat saat subuh api di Wisma Kosgoro telah dapat dipadamkan, dan beberapa petugas damkar turun ke lantai dasar. Namun, tidak lama kemudian, api kembali menyala sekitar pukul 05.30 WIB di lantai 19 dan lantai 20, sehingga membuat petugas damkar kembali naik ke atas gedung.

"Tadi subuh baru mulai turun. Tapi ternyata lantai 20 nyala lagi apinya, setelah itu kita naik lagi. Pas datang Bronto Skylift kita turun lagi," terangnya dengan menampakkan raut wajah kelelahan dan mengantuk.

"Kita sempat bolak bolik lewat tangga darurat dari lantai 16 sampai dasar, kita kecapeannya itu bolak balik naik tangga," sambungnya.

Pria yang sudah bekerja di Suku Dinas Damkar Jakpus selama 10 tahun ini menjelaskan, asap tebal muncul lantaran banyaknya bahan-bahan dari busa di lantai 16 sampai lantai 20. "Yang ruangan kedap suara itu kan banyak busanya, makanya pas itu terbakar menimbulkan asap tebal. Hampir semua yang kebakaran seperti itu ruangannya," ujar dia.

Menurutnya, ada sekitar 30 orang petugas damkar yang berada di dalam gedung Wisma Kosgoro untuk memadamkan api. Untuk mempermudah pemadaman, petugas meletakkan tabung oksigen di lantai 15.

"Kita sempet berkumpul di lantai 16 pada pukul 21.00 WIB. Saat itu di lantai 16 masih ada api tapi nggak terlalu tebal seperti awal. Untuk tabung-tabung oksigen diletakkan di lantai 15, kalau tabung sudah kosong kita turun lagi, nanti kumpul lagi di lantai 15. Kita sebenarnya sudah sampai di semua lantai, tapi memang susah untuk memadamkan karena asap tebal," terangnya.

(aan/mad)


Berita Terkait