Para karyawan yang semula tengah fokus dengan pekerjaan masing-masing langsung heboh dan berusaha menyelamatkan diri. Mereka sempat berusaha naik lift, namun urung dilakukan karena suasana di dalam gedung sudah penuh asap dan membatasi jarak pandang.
"Asapnya tebel banget. Sulit bernapas deh pokoknya. Mata juga pedih," kata salah seorang karyawan yang bekerja di lantai 18, Anti di belakang Wisma Kosgoro, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lantai 3 sempat nggak bisa keluar karena saking banyaknya orang. Udah gitu dada semakin sesak karena sulit bernapas," ujar Anti.
Beruntung api tak merembet hingga ke bawah. Sehingga meski sempat terjebak, mereka aman dari lalapan api.
Sementara itu, karyawan yang berada di lantai 19, Adit mengaku tak mendengar adanya alarm kebakaran. Ia baru berlari ke bawah setelah diteriaki teman-temannya.
"Saya turun lewat tangga darurat dan nggak lihat api," katanya.
Adit baru menyadari gedung tempatnya bekerja terbakar hebat setelah tiba di luar gedung. Setelah menyaksikan kebakaran selama sekitar 1 jam, Adit memutuskan pulang ke kediamannya di Bekasi.
(kff/fdn)











































