"Lokasinya di dekat runway 03, masih jauh dari terminal penumpang, tidak mengganggu penerbangan, baik yang mau terbang atau mendarat," ujar Humas Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Rio Hendarto saat dihubungi detikcom, Senin (9/3/2015).
Hanggar bandara roboh pada pukul 09.30 Wita. Hingga kini, baru satu dari tiga jenazah yang diidentifikasi, yakni bernama Muh. Afri (30). Sedangkan dua jenazah lainnya masih proses identifikasi.
Dua jenazah dibawa ke RS Bhayangkara, sedangkan satu jenazah lainnya masih di RS TNI AU Dr. Dody Sarjito, kompleks Bandara. Korban tewas setelah tertimpa rangka baja yang roboh.
Selain tiga korban tewas, enam pekerja mengalami luka-luka yakni Yakob Jumair, Zulkarnaen, Ali Syafei, Kasturi, Faris dan Antonius. Keenam korban luka masih dirawat di RS TNI AU Dr. Dody Sarjito, kawasan bandara Maros.
(mna/try)











































