Veronica menghembuskan napas terakhir pada Minggu (8/3/2015) sekitar pukul 11.45 WIB di RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi Sumatera Utara. Sejak menderita luka bakar, Veronica dirawat di ruang ICU. Kondisinya sebenarnya mulai membaik. Namun Minggu pagi tiba-tiba kondisi Veronica memburuk.
"Minggu pagi mulai sesak napas. Kita sudah berusaha. Tapi tetap tidak bisa tertolong. Jam 11.45 WIB meninggal," ujar salah seorang perawat bernama Irma Pulungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pagi tadi tak bisa ngomong. Sudah sesak, aku ikhlas menerimanya pak. Semoga anakku diterima di sisi-Nya," ujar Binteri Simanjuntak.
Saat ini jenazah Veronica disemayamkan di rumah orang tuanya di Dusun Barisan Panjang Desa Sei Sarimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai. Rencananya, jenazah akan dimakamkan Senin besok.
Rabu (25/2/2015) lalu, Veronica menderita luka bakar hampir 75 persen di tubuhnya. Luka bakar itu akibat dibakar teman sebayanya. Saat itu, korban bersama K dan M, dua orang kakak beradik bermain di dekat rumah. Tak disangka, salah seorang bermain korek api dan mengancam akan membakar baju korban.
Meski sudah dilarang, teman korban tetap menyalakan korek api dan membakar baju. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi.
(imk/imk)











































