13 Penderita Demam Berdarah di Sulsel Meninggal Dunia

13 Penderita Demam Berdarah di Sulsel Meninggal Dunia

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2005 10:39 WIB
Makassar - Jumlah penderita Demam Berdarah (DB) di Sulsel terus meningkat. Hingga Jum'at (04/02/2005), data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel menyebutkan jumlah penderita DB terhitung sejak November 2004 lalu mencapai 745 orang. Dari jumlah itu, 13 orang diantaranya meninggal dunia. Menurut Kepala Dinkes Sulsel Basir Pallu, pada musim hujan jumlah penderita DB meningkat. "Sekarang lagi musim hujan, banyak genangan air. Jadi warga mudah terkena demam berdarah," ujar Basir ketika dihubungi detikcom, Jumat (4/2/2005). Peningkatan jumlah penderita DB terjadi sejak Januari 2005. Sepanjang Januari, jumlah penderita DB yang dirawat 310 orang. Angka itu merupakan akumulasi dari 135 kasus di Makassar (3 diantaranya meninggal), Gowa (22 kasus), Bulukumba (34 kasus), Maros (20 kasus), Pangkep (2 kasus), Barru (35 kasus), Wajo (59 kasus, 2 diantaranya meninggal), Luwu Utara (2 kasus) serta Jeneponto (1 kasus). Basir memperkirakan jumlah penderita DB di Sulsel akan terus meningkat hingga Maret 2005. Meski demikian, ia menganggap belum masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Untuk mencegah meningkatnya jumlah korban DB, Dinkes Sulsel berkordinasi dengan gerakan pemberantasan DB yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Tujuan koordinasi itu untuk mengintensifkan gerakan gogging dan abatisasi. Basir mengimbau masyarakat mewaspadai DB pada musim hujan dengan cara melakukan 3 M, yakni menguras bak mandi, menutup penampungan air serta menimbun sampah, terutama kaleng-kaleng yang dapat menjadi sarang nyamuk. (rif/)


Berita Terkait