Jubir Kemlu Armanatha Nasir mengatakan, informasi yang dikeluarkan oleh Snowden tak perlu ditanggapi terlalu serius. Sebab informasi semacam itu sebelumnya juga telah beredar.
"Itu kan berita dari koran. Kita nggak perlu menanggapi. Dulu sudah pernah, hanya angelnya saja yang beda," kata pria yang akrab disapa Tata ini di gedung Kemlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan itu bukan sesuatu yang baru. Kecuali ada fakta baru yang membuktikan," ucapnya.
Menurut Snowden, Selandia Baru tercatat memantau secara elektronik para tetangganya di kepulauan Pasifik dan Indonesia. Informasi yang didapat kemudian disebarkan ke sekutu mereka, termasuk Amerika Serikat.
Negara-negara yang disadap adalah Fiji, Samoa, Kepulauan Solomon, dan French Polynesia. Mereka meretas email, percakapan telepon, pesan media sosial dan komunikasi lainnya.
(kff/rvk)










































