Jumat (6/3/2015), gedung DPRD DKI Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat nampak tak terlalu ramai. Hanya ada beberapa staff DPRD yang terlihat lalu lalang di depan gedung DPRD. Kesibukan hanya terjadi di beberapa fraksi parpol yang mengadakan rapat internal.
Pasca ribut-ribut APBD, DPRD kembali menjadi sorotan publik. Terlebih setelah keributan dalam pertemuan di Kemendagri kemarin. Anggota DPRD mengeluarkan umpatan yang ditujukan pada Ahok usai pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tagar itu tak sama seperti tagar #saveAhok yang dulu sempat ramai di twitter sebagai dukungan masyarakat pada Ahok. Tagar untuk Lulung itu lebih bernada satir dan mengolok-olok.
Saat Lulung ramai dibicarakan, ia pun bak hilang dari peredaran DPRD. Seharian ini, sejak pagi ia tak terlihat di rumah anggota dewan Kebon Sirih itu. Detikcom lalu mencarinya ke ruangan Wakil Ketua DPRD DKI di lantai 9 gedung DPRD. Hanya terlihat Wakil Ketua DPRD dari Gerindra M Taufik yang datang dan bertemu sejumlah tamu di ruangannya.
"Dia (Lulung) tidak datang hari ini," kata Ketua Fraksi PPP Maman Firmansyah di ruang Fraksi PPP di lantai 4 gedung DPRD.
Hingga saat ini Lulung belum berkomentar soal #savehajilulung yang ramai di twitter. Saat dihubungi, nomor hpnya tak aktif.
(bil/rvk)











































