Pantauan di lokasi, lalu lintas di sepanjang Jalan Mas Mansyur untuk kedua arah padat merayap. Kendaraan hanya dapat bergerak dengan kecepatan sekitar 5 km per jam.
Kepadatan kendaraan juga terjadi dari Stasiun Karet hingga Pasar Tanah Abang. Di tepi jalan, masih terlihat beberapa warga yang mengamankan perlengkapan rumah tangganya seperti televisi, kasur, kipas angin dan berkas-berkas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengguna jalan kalau bisa hindari kawasan Jalan Mas Mansyur, cari alternatif jalan lain agar tidak terjebak macet," ujar seorang petugas polisi, Briptu Eko di Jl Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2015).
Jalan Sabeni, yang merupakan akses menuju area kebakaran ditutup. Beberapa orang warga tampak berjaga di ujung jalan tersebut. Mereka menghentikan setiap kendaraan yang hendak melintas.
Sementara itu kawasan di sekitar lokasi kebakaran masih riuh. Banyak warga yang masih berkumpul di dekat lokasi kebakaran. Mereka ingin melihat secara langsung proses pemadaman api yang telah menghanguskan tempat tinggalnya.
Sebagian lainnya tampak berdiri di sepanjang Jalan Sabeni. Lokasi pengungsian di lapangan pos RW 12 juga mulai dipenuhi warga.
(kff/spt)










































